DITENGAH COVID-19 MENCARI BAJU DULAG
DITENGAH COVID-19 MENCARI BAJU DULAG
kebutuhan lebaran, jalan jalan, bisnis , kepuasan keinginan, sosialita, bercampur dengan corona
Ini hidup sehat hanya sebuah pilihan mau di
bawa kemana yang menentukan dirinya sendiri, pilih menuju sehat atau gimana alam yang di pikirannya , yang enggak sadar ada OTG, ODP, PDP.
Ridwan Kamil Izinkan Pengurus Masjid Melaksanakan Solat Jumat dan Idul Fitri
https://www.dara.co.id/ridwan-kamil-izinkan-pengurus-masjid-melaksanakan-solat-jumat-dan-idul-fitri.html
*AlhamduLillaah ... Bandung jadi Lebaran juga* 🤲🏼
Provinsi Lain apa kabar Lebaran nya ... apakah Lanjut 🤭
Kekhawatiran lihat pasar dangdeur takut ada odp tapi kalau udah di pasar enggk pada sadar
Pasar ini selalu rame kalau pagi, mereka tidak takut kena corona atau tidak takut dengan corona. Menyadari anjuran pemerintah.
Sepertinya pasar ini mementingkan untuk perlukan lebaran dimana covid 19. Tidak dihiraukanya.
Kalau dilihat sangat menakutkan., ketakutan ini membuat masa bodoh tentang Corona. Mereka pura pura bodoh atau tutup mata, tutup telinga kalau bahasa gaul ya gimana gue dengan adanya penyakit corona, kelihatannya enggk mau tahu.
Awas jangan lupa protokol kesehatan kalau ikut sholat led dilapangan.
Tapi ada sedikit kabar yang menggembirakan tetapi jangan dijadikan alasan menyepelekan Corona.
https://thegeopolitics.com/why-southeast-asia-is-relatively-spared-by-covid-19/
PR buat peneliti kenapa dikambodia Laos, Vietnam dan Thailand jumlah yang meninggal karena corona kecil sekali.
semenjak jumlah OTG yg banyak sekali maka jumlah testing sudah enggak dibahas lagi.
Sekarang yang dibahas adalah ratio jumlah kematian pasien corona per 1 juta penduduk
Kondisi Cambodia:
This zero toll is even more remarkable in the case of Cambodia which has maintained regular air connections with China (including Wuhan, the source of the pandemic). Further, more than a million Cambodians work in labor intensive factories and live in surrounding overcrowded tiny rooms or travel in conditions of close proximity, which led to fears of a catastrophic spread of the illness.
https://www.telegraph.co.uk/global-health/science-and-disease/pakistans-low-death-rate-could-indicate-coronavirus-less-virulent/
Para ahli kesehatan mulai menganalisa kenapa tingkat kematian di South Asia ( India, Pakistan dan Bangladesh ) jauh lebih rendah di bandingkan di Eropa.
Nearly six weeks since Pakistan reported its first death, the country recently saw its deadliest 24 hours so far, with 26 reported dead on Wednesday. Yet that figure is dwarfed by the hundreds of deaths per day seen in France, Italy, Spain, the UK and US. Deaths in the UK have topped 1,000 on eight separate days. India and Bangladesh have also reported relatively low numbers.
Info yang ditunggu tunggu kenapa negara Eropa lebih maju.
Sekarang pakar kesehatan India dan Amerika mulai melakukan analisa kenapa kematian pasien Corona di Amerika dan Eropa barat kecuali German lebih tinggi dibanding negara-negara Asia
Jawabannya untuk sementara adalah Vaksin BCG
https://thewire.in/health/tracking-covid-19-in-india-the-bcg-hypothesis
Peta pemakain Vaksin BCG didunia.
Yang warna hijau muda adalah negara yang mewajibkan vaksin BCG termasuk Indonesia.
Kebenaran analisa diatas, akan terbukti kalau sampai Juni akhir tingkat kematian pasien Corona di Indonesia, India, Pakistan ... gini gini aja.
Ya...masing-masing punya keperluan dan kepentingan... Enggak mungkin bisa kalau atw minyak datang sendiri rumah 🤭...Tadi di Garut pinuh, tapi perlu belanja ya kapaksa pergi. Cuma kita nya saja harus cerdas & waspada... mungkin tidak punya kepentingan ke pasar, kita jarang ke pasar, gimana seperti pedagang tiap hari harus kepada pasar ..kalau bisa pesen bahan-bahan kebutuhan pokok, pasar pasti sepi... Balik lagi ke kita sendiri, harus Jaga jarak, pake masker, biasakan cuci tangan, dan harus selalu jaga jarak. Mungkin saja kurang paham atau paham tapi perlu dicek enggak apa apa lagi belanja ke pasar atau kesupermarket hatus pakai masker jaga jarak sama cuci tangan.
Disupermakerket sekarang penuh kalau kosong cari barang lebih mudah... Ya susah juga...kita mengerti belum tentu orang lain menengerti juga.
Kalau mau. Aman ketemu sama orang harus diam dipuncak gunung...... Kalau selama masih jadi maksluk sosial rada susah kecuali social distancing. Ya bener dilema kalau pasar jam 6 pagi penuh.
Sekarang harus secukupnya dan seperlunya.. Efejtivitas 🤭
Sabtu minggu banyak yang udah dapat THR, pantes orang pada belanja jadi penuh, udah kepada lupa pakai masker ada yang pakai ada yang tidak.
https://news.detik.com/berita-jawa-barat/d-5018554/jelang-lebaran-warga-garut-tumpah-ke-kota-berburu-baju-dulag
Cocok pisan... Tadi di Asia Plaza, rek asup ge ngantri nepi ka parkiran... Ngantri di cek suhu... Asa kacida😄
Evaluasi Ridwan Kamil tak perpanjangan PSBB
https://youtu.be/camxmZj0Z-s



Komentar
Posting Komentar