Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2022

🔊 *LEGASI MENDIKBUDRISTEK, NADIEM MAKARIM!*

🔊 *LEGASI MENDIKBUDRISTEK, NADIEM MAKARIM!*  Akan tercatat dalam sejarah Kemendikbudristek, sosok Nadiem Anwar Makarim. Berbeda dengan Menteri Pendidikan sebelumnya, sejak dirinya dilantik sebagai menteri, sosoknya paling menarik perhatian publik. _Sebagai Dewan Pembina PGRI dan salah satu Ketua Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Kepala Sekolah Indonesia (AKSI), *saya mengapresiasi sosok Nadiem Makarim yang punya niat baik membenahi pendidikan di Tanah Air*. Tampaknya ia sangat mengerti terkait dengan sengkarut dunia pendidikan_.  *Satu momentum paling baik* yang dilakukan Nadiem Makarim adalah hilangnya Ujian Nasional (UN). UN merupakan sejarah kelam bagi dunia pendidikan di Indonesia. Dengan bergantinya UN ke Asesmen Nasional (AN), diharapkan pendidikan menjadi jauh lebih baik. *Lahirnya spirit Merdeka Belajar era Nadiem Makarim* seolah menjelaskan, niat memerdekanan anak didik, guru, dan kepala sekolah. Anak didik, guru, kepala sekolah, dan kedaulatan sekolah era Merdeka Belaja...

*"Ganti Menteri, Ganti Kurikulum" Begitu Kah?**11 Kurikulum dalam 75 tahun! Begini Perjalanannya*

Gambar
*"Ganti Menteri, Ganti Kurikulum" Begitu Kah?* *11 Kurikulum dalam 75 tahun! Begini Perjalanannya* Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Makarim, meluncurkan Kurikulum Merdeka. Ini adalah kurikulum yang ke-11 sejak masa kemerdekaan. Kurikulum dua kali berubah pada 2006 dan 2013 pada rezim sebelumnya, sehingga ungkapan "ganti menteri ganti kurikulum"  selalu membayangi siapa pun yang menjabat menteri pendidikan.  Dilatarbelakangi krisis pembelajaran di Indonesia dalam 20 tahun terakhir, dan diperparah pandemi COVID-19 dengan hilangnya pembelajaran (learning loss) dan meningkatnya kesenjangan pembelajaran. Kurikulum Merdeka hadir sebagai solusi mengatasi krisis pembelajaran akibat pandemi COVID-19. Nadiem menegaskan, bahwa kurikulum ini juga merupakan pilihan bagi sekolah berdasarkan kesiapannya masing-masing. Lalu, seperti apa kurikulum yang pernah ada di Indonesia? Simak selengkapnya di https://www.detik.com/edu/sekolah/d-6019791/1...

*Madrasah Tidak Hilang! Mendikbud dan Menag Mengklarifikasinya

*Madrasah Tidak Hilang! Mendikbud dan Menag Mengklarifikasinya* Rancangan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (RUU Sisdiknas) tengah ramai diperbincangkan beberapa waktu terakhir karena dianggap "Menghilangkan" frasa Madrasah. Menanggapi polemik tersebut, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Nadiem Makarim bersama Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas pun angkat bicara melalui sebuah video yang diunggah di akun resmi Nadiem @nadiemmakarim.  Nadiem menegaskan, pihaknya tak berniat sedikit pun untuk menghapus sekolah, madrasah, atau satuan pendidikan lain. Senada, Menag Yaqut juga memastikan, nomenklatur madrasah dan pesantran masuk dalam batang tubuh dan pasal-pasal dalam RUU Sisdiknas. Simak penjelasan selengkapnya: https://www.google.com/amp/s/amp.kompas.com/tren/read/2022/03/30/160000065/mendikbud-dan-menag-tegaskan-madrasah-tak-hilang-dari-ruu-sisdiknas Video Klarifikasi Mendikbud dan Menag dapat di lihat di: https://www.instagram.com/reel/CbsDMLAh2mP/?igsh...

Nasional Anti Kekerasan

Mengacu laporan Komisi Nasional Anti Kekerasan Terhadap Perempuan (Komnas Perempuan), dari 2015-2020, kekerasan seksual terjadi di semua jenjang pendidikan. Namun hanya 27% dari aduan yang diterima terjadi di jenjang perguruan tinggi. Berdasarkan 174 testimoni, dari 79 kampus di 29 kota, ada sebesar 89% perempuan dan 4% laki-laki menjadi korban kekerasan seksual. Laporan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi juga menunjukkan ada 77% dosen menyatakan pernah mengalami kekerasan seksual di kampus. Akan tetapi, 63% dari mereka tidak melaporkan kasus tersebut. * Kontak: Koordinator Nasional Pemuda Pelajar Merdeka Rizal Maula - 085290286057 https://trustpolitica.com/1794/Bahas-Isu-Kekerasan-Seksual-Komunitas-Pemuda-Pelajar-Merdeka-Gelar-Diskusi#.YlMdqv8TVDo.whatsapp

*Gerakan Mengawal Ruang Belajar Bebas Kekerasan Seksual di Perguruan Tinggi*

*Gerakan Mengawal Ruang Belajar Bebas Kekerasan Seksual di Perguruan Tinggi* Jakarta, 10 April 2022 – Komunitas Pemuda Pelajar Merdeka menggelar diskusi virtual yang bertemakan “Gerakan Mengawal Ruang Belajar Aman dan Nyaman di Perguruan Tinggi” pada Ahad, 10 April 2022.  Diskusi ini menghadirkan tiga narasumber di antaranya Tim Tenaga Ahli Pencegahan dan Penanganan Seksual Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek), Rika Rosvianti, Sekretaris Jenderal Kaukus Perempuan Parlemen RI dan Anggota Badan Legislasi DPR RI, Luluk Nur Hamidah, dan Koordinator Isu Perempuan dan Anak Pemuda Pelajar Merdeka, Kamelia Sambas. Koordinator Nasional Pemuda Pelajar Merdeka, Rizal Maula, menjelaskan diskusi ini diselenggarakan lantaran masih maraknya kasus kekerasan seksual di kampus. Sebagai tempat untuk mencari ilmu, idealnya perguruan tinggi mampu menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi mahasiswa, dosen maupun tenaga kependidikan. Untuk menekan kas...

BENARKAH MADRASAH HILANG DARI RUU SISDIKNAS⁉️*

*BENARKAH MADRASAH HILANG DARI RUU SISDIKNAS⁉️* Telah banyak beredar, terutama di berbagai Whatsapp Group, bahwa Sekretaris Majelis Dikdasmen Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Alpha Amirrachman memberikan kritik pedas kepada Mendikbudristek (Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi), Nadiem Makarim. Kritikan itu disampaikan Alpha untuk merespons hilangnya madrasah dalam draf Rancangan Undang-undang Sistem Pendidikan Nasional (RU Sisdiknas). _“Pertama, adanya krisis kompetensi di Kemendikbudristek. Kedua, rendahnya sensitivitas kementerian terkait pendidikan agama”_ ujar Alpha kepada GenPI, Selasa (29/3). *LALU, BAGAIMANA FAKTANYA⁉️* Mendikbudristek Nadiem Makarim dan Menag (Menteri Agama) Yaqut Cholil Qoumas kompak memberikan klarifikasi terkait informasi hilangnya madrasah dalam RUU Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas). Berikut poin-poin klarifikasi Mas Nadiem dan Gus Yaqut: 1️⃣ Sedari awal tidak ada keinginan ataupun rencana menghapus sekolah madrasah atau bentuk-bentuk ...

menyelenggarakan Asesmen Nasional (AN)

Tahun 2021, Kemendikbudristek telah menyelenggarakan Asesmen Nasional (AN) sebagai evaluasi sistem dengan fokus pada kompetensi literasi, numerasi, dan karakter serta penilaian kondisi lingkungan belajar yang mendukung proses pembelajaran yang efektif.  Kini, Kemendikbudristek menghadirkan platform Rapor Pendidikan yang berisi laporan hasil Asesmen Nasional dan analisa data lintas sektor untuk masing-masing satuan pendidikan dan daerah. Rapor Pendidikan mengintegrasikan berbagai data pendidikan untuk membantu satuan pendidikan dan Dinas Pendidikan mengidentifikasi capaian dan akar masalah, melakukan refleksi, serta merancang langkah-langkah pembenahan yang efektif berbasis data.  Saksikan peluncuran Rapor Pendidikan Indonesia oleh Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim pada Jumat, 1 April 2022 pukul 09.30 WIB di YouTube KEMENDIKBUD RI https://youtu.be/NbD96YWKh84!  #MerdekaBelajar  #RaporPendidikan  #IdentifikasiRefleksiBenahi

sistem pendidikan nasional._

_Kami tidak pernah punya keinginan atau rencana untuk menghapus madrasah dari sistem pendidikan nasional._  Kemendikbudristek telah dan akan terus berkolaborasi dengan Kementerian Agama untuk mengakselerasi kualitas pendidikan di Indonesia, *termasuk selama proses revisi RUU Sisdiknas*. Jadi jangan khawatir ya, *Madrasah tetap ada dalam RUU Sisdiknas*. Simak pertemuan Mas Menteri Nadiem Makarim dengan Gus Yaqut!   https://www.instagram.com/reel/CbsDMLAh2mP/?utm_medium=copy_link *Klik Tautannya dan Follow juga ya* 😀 Kunci kemajuan adalah kemerdekaan. Mari kita terus upayakan dan gerakkan terwujudnya Merdeka Belajar untuk semua.

Akun Pembelajaran (belajar.id)

Hai Bapak/Ibu Pendidik! Ketahui hal-hal yang dikategorisasikan bahwa Akun Pembelajaran (belajar.id) Anda sudah  dalam status aktif. Sudah berhasil login Gmail Dapat mengakses berbagai aplikasi Google Workspace (Classroom, Meet, Drive, Docs, Sheets, Slides, dan Form) Dapat mengakses berbagai platform Kemendikbudristek (Merdeka Mengajar, SIMPKB, Forum TanyaBOS)  Dapat mengakses Chromebook Apabila Anda sudah pernah login/aktif menggunakan akun belajar.id, namun setelah dicek kembali, informasi yang tertera di laman belajar.id adalah ‘tidak aktif’? Tidak perlu khawatir! Karena akun Anda telah terhitung sebagai akun yang sudah berhasil diaktivasi. Sedangkan, informasi di laman belajar.id akan diperbaharui secara berkala. Yuk, cek kembali apakah Akun Pembelajaran Anda sudah memenuhi ciri-ciri di atas. Selalu kunjungi laman https://bit.ly/faqbelajar-id  untuk informasi selengkapnya terkait belajar.id!

*Permendikbud PPKS Diuji Materi, Komnas Perempuan: Kita Tolak, Demi Menghapus Kekerasan Seksual di Perguruan Tinggi*

*Permendikbud PPKS Diuji Materi, Komnas Perempuan: Kita Tolak, Demi Menghapus Kekerasan Seksual di Perguruan Tinggi* Jakarta – Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 30 tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di Lingkungan Perguruan Tinggi tengah diajukan oleh Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau untuk diuji materi (judicial review) di Mahkamah Agung. Komisi Nasional Anti Kekerasan Terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) menekankan uji materi tersebut bukan hambatan bagi para korban untuk menginformasikan kasusnya.   “Kami sangat berharap judicial review ini tidak memutuskan semangat korban untuk melapor, jangan surut perhatian dan semangatnya,” kata Anggota Komnas Perempuan, Alimatul Qibtiyah, dalam konferensi pers via online pada Selasa lalu (22/03).  Alimatul meneruskan, Komnas Perempuan langsung melakukan komunikasi dengan para pemangku kepentingan terkait agar permohonan uji materi tersebut ditol...

PTM Terbatas 50 Persen Jadi Kabar Menenangkan Hati Orang Tua!*

*PTM Terbatas 50 Persen Jadi Kabar Menenangkan Hati Orang Tua!* Happy weekend sob, ada kabar terbaru dari Kemendikbudristek. Pasalnya, virus omicron semakin meningkat di beberapa hari kebelakang sehingga beberapa wilayah meningkatkan status level PPKM.  2 Februari 2022, Mendikbudristek menandatangani surat edaran tentang Diskresi Pelaksanaan Keputusan Bersama 4 Menteri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Coronavirus Disease 2019 (COVID-19). Surat edaran tersebut berisi PTM terbatas 50 persen dapat dilakukan di beberapa daerah yang menerapkan PPKM level 2. Adapun PTM terbatas dilaksanakan dengan jumlah peserta didik 50 persen dari kapasitas ruang kelas pada satuan pendidikan yang berada di daerah dengan *PPKM Level 2*. Lalu, pelaksanaan PTM Terbatas pada satuan pendidikan yang berada di daerah dengan PPKM Level 1, Level 3, dan Level 4 *tetap mengikuti ketentuan dalam Keputusan Bersama 4 Menteri*. Ada hal lain juga loh yang ditegaskan oleh Mas Menteri yaitu, ...

Komunitas Sidina Merdeka Belajar!

Yuk Bu, gabung di Komunitas Sidina Merdeka Belajar! Bermitra dengan Kemdikbudristek, di sini ibu akan mendapatkan informasi dan update pendidikan langsung dari *Kemdikbudristek* dan *Pelatihan Ibu Penggerak* Ibu pun akan dapat mengikuti berbagai agenda menarik lainnya bersama ribuan ibu *lintas komunitas*. Dan yang gak kalah penting, melalui proses seleksi ibu akan berkesempatan mengikuti *ToT Fasilitator Ibu Penggerak* yang merupakan seri pelatihan  berfokus pada pengetahuan tentang kebijakan Pendidikan Kemdikbud, Merdeka Belajar, dan Pengembangan diri. Tunggu apalagi, yuk daftar sekarang dengan mengisi form berikut: bit.ly/formibupenggerak Untuk bergabung dalam Komunitas Sidina Merdeka Belajar. Informasi lebih lanjut akan diberikan melalui grup telegram. Sampai jumpa di telegram, Bu! ❤️

Tingkatkan Kompetensi Guru Lewat Aplikasi Merdeka Mengajar

Gambar
Untuk meningkatkan kompetensi tenaga pendidik, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi mengembangkan platform bernama Merdeka Mengajar. Platform ini yang disiapkan oleh untuk membantu guru agar lebih mudah melakukan proses mengajar melalui berbagai fitur yang disediakan.  Saat ini platform Merdeka Mengajar dapat digunakan oleh Sekolah Penggerak dan SMK Pusat Keunggulan. Platform Merdeka Mengajar berbasis Android dapat diunduh melalui Google Play Store dan dapat diakses dengan menggunakan akun Pembelajaran. Menu apa sajakah yang dapat dimanfaatkan oleh para guru melalui platform ini? Yuk, simak penjelasan berikut ini.  1. Pelatihan Mandiri Produk yang memuat berbagai materi pelatihan untuk meningkatkan kompetensi pendidik. Materi dibuat singkat untuk memudahkan  guru dalam melakukan pelatihan mandiri, kapan pun dan dimana pun. Materi yang tersedia dirancang oleh para ahli sesuai dengan kebutuhan guru agar mudah diterapkan dan relevan ...

Hari GuRu

Gambar
Yuk rayakan Hari Guru Nasional dengan semangat “Bergerak dengan Hati, Pulihkan Pendidikan”. Bagi para guru, ceritakan inspirasi dan momen berkesan Anda sebagai guru yang mengajar di masa pandemi.  Bagi orang tua, para siswa dan masyarakat, yuk ucapkan terima kasih dan doa terbaik kepada guru-guru yang telah menuntun dan memberikan bekal untuk menjalani kehidupan Anda serta memberikan Kemajuan bagi bangsa Indonesia.  Mari membuat twibbon HGN 2021 berikut https://twb.nz/twibbonhgnfeed dan tag akun @kemdikbud.ri dan @ditjen.gtk.kemdikbud serta ajak ajak 3 teman, rekan kerja, atau keluarga untuk merayakan HGN 2021. Sertakan juga tagar: #HariGuruNasional2021 #BergerakdenganHati #DemiKemajuan