BENARKAH MADRASAH HILANG DARI RUU SISDIKNAS⁉️*

*BENARKAH MADRASAH HILANG DARI RUU SISDIKNAS⁉️*

Telah banyak beredar, terutama di berbagai Whatsapp Group, bahwa Sekretaris Majelis Dikdasmen Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Alpha Amirrachman memberikan kritik pedas kepada Mendikbudristek (Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi), Nadiem Makarim. Kritikan itu disampaikan Alpha untuk merespons hilangnya madrasah dalam draf Rancangan Undang-undang Sistem Pendidikan Nasional (RU Sisdiknas).

_“Pertama, adanya krisis kompetensi di Kemendikbudristek. Kedua, rendahnya sensitivitas kementerian terkait pendidikan agama”_ ujar Alpha kepada
GenPI, Selasa (29/3).

*LALU, BAGAIMANA FAKTANYA⁉️*

Mendikbudristek Nadiem Makarim dan Menag (Menteri Agama) Yaqut Cholil Qoumas kompak memberikan klarifikasi terkait informasi hilangnya madrasah dalam RUU Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas). Berikut poin-poin klarifikasi Mas Nadiem dan Gus Yaqut:

1️⃣ Sedari awal tidak ada keinginan ataupun rencana menghapus sekolah madrasah atau bentuk-bentuk satuan pendidikan lain dari Sistem Pendidikan Nasional. Satuan pendidikan di bawah Kementerian Agama (madrasah) akan tetap ada dalam RUU Sisdiknas.

2️⃣ Sekolah maupun madrasah secara substansi akan tetap menjadi bagian dari jalur-jalur pendidikan yang diatur dalam batang tubuh dari revisi RUU Sisdiknas. Namun penamaan secara spesifik seperti SD dan MI, SMP dan MTs, atau SMA, SMK dan MA akan dipaparkan pada bagian penjelasan, tujuannya agar penamaan bentuk satuan pendidikan tidak diikat di tingkat undang-undang sehingga lebih fleksibel dan dinamis.

3️⃣ RU Sisdiknas telah memberikan perhatian yang kuat terhadap eksistensi pesantren dan madrasah. Dengan mengusung kemerdekaan dan fleksibilitas dalam RU Sisdiknas, mutu pembelajaran untuk semua peserta didik di Indonesia akan meningkat, dan kualitas sistem pendidikan kita akan semakin membaik di masa depan.

*Jadi jelas ya teman-teman, tidak ada upaya untuk menghilangkan ‘madrasah’ dari RUU Sisdiknas. Mari sikapi isu dengan kritis dan tidak mudah menelan mentah-mentah sebuah berita! Semoga kualitas pendidikan Indonesia bisa semakin lebih baik, Aamiin.*

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menyambut bulan suci dengan hati yang bersih

Omjay menjadi Blogger ternama

Renungan Ramadhan